Langsung ke konten utama

💠💢 Kisah para istri Nabi.

[Kisah Menakjubkan dari Para Istri Nabi]

Para Ummahatul Mukminin adalah para wanita yang paling beruntung di dunia dan akhirat.

Mereka adalah wanita-wanita yang dipilihkan Allah untuk Rasul-Nya.

Rasulullah bersabda:
"Aku tidak menikah dengan istri-istriku dan aku tidak menikahkan putri-putriku kecuali dengan izin yang dibawa Jibril dari Allah."

Mereka juga beruntung di dunia dan akhirat karena mereka telah mendapatkan jaminan surga.

Rasulullah bersabda:
"Sesungguhnya Allah tidak menghendaki aku menikah atau dinikahkan kecuali dengan wanita-wanita penghuni surga."

UMMAHATUL MUKMININ. BIOGRAFI ISTRI-ISTRI NABI

Penulis: Muhibbudin Ath-Thabari
Penerbit: Griya Ilmu
Tebal: xxiv + 458 halaman

Buku ini berisi kisah istri-istri Nabi:
- Khadijah binti Khuwailid
- Aisyah  binti Abu Bakar
- Hafshah binti Umar
- Ummu Salamah
- Ummu Habibah
- Saudah binti Zam'ah
- Zainab binti Jahsy
- Zainab binti Khuzaimah
- Maimunah binti al-Harits
- Juwairiyah binti al-Harits
- Shafiyyah binti Huyay

Buku ini juga berisi pembahasan:
- Istri-istri Nabi yang belum sempat beliau gauli
- Para hamba sahaya wanita Nabi
- Putri-putri Nabi
- Cucu-cucu perempuan Nabi
Harga: Rp 100.000 (belum termasuk ongkos kirim)

Mau pesan? Klik: @islamituindahid (start chat)

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUNYA BANYAK GELAR DUNIA, NAMUN BUTA AGAMA

Ada yang punya rentetan gelar begitu banyak, punya jabatan yang tinggi, namun sayangnya ibadahnya tidak beres. Ilmu agamanya masih sangat minim. Ditambah lagi tak punya keinginan untuk menambah ilmu akhirat, beda dengan ilmu dunianya yang terus ia kejar. Pahamilah... Ilmu yang mendapatkan pujian dan memiliki banyak keutamaan sebagaimana yang ditunjukkan oleh dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah adalah ilmu syar’i atau ilmu agama. Ketika menjelaskan firman Allah Ta’ala, وَقُلْ رَبِّ زِدْنِي عِلْمًا “Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Thaaha: 114) Ibnu Hajar Al-Asqalani Asy-Syafi’i rahimahullah berkata, “Firman Allah Ta’ala (yang artinya), ’Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu’ mengandung dalil yang tegas tentang keutamaan ilmu. (Fath Al-Bari, 1: 141) Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, إِنَّ اللهَ يَبْغِضُ كُلَّ جَعْظَرِي جَوَّاظٍ سَخَابٍ فِي الأَسْوَاقِ جَيْفَةٌ بِاللَّيْلِ حِمَار...

Amalan Sunah..

Jangan sepelekan amalan amalan sunnah ----- Berkata Syaikhul Islam rohimahulloh: "Terus menerus meninggalkan amalan-amalan sunnah adalah sebuah kerugian! Berkata Imam Ahmad tatkala beliau ditanya tentang seseorang yang terus terusan tidak sholat witir, Beliau berkata: "Orang itu adalah orang yang buruk". (Dar ta'arudil 'Aql wan naql 8/66) Silahkan di share... Semoga bermanfaat. ----- ⭐ Mau dapat informasi kebaikan? Tausiyah rutin dan tambahan ilmu? 📱 Daftar broadcast tausiyah Islam Itu Indah WA : 082370796099 📣 Broadcast by Islam itu Indah Web : www.islamituindah.id IG : @islamituindah.id FB : PageIslamItuIndah

Menyantuni Janda ⏳⌛

Pertanyaan: Assalamu’alikum. Saya mau tanya, bagaimana hukumnya menyantuni janda tanpa anak tapi masih keluarga sendiri. Sebelumnya mohon maaf dan banyak terima kasih. Assalamu’alaikum. Dari: Zaifoel Jawaban: Wa’alaikumussalam Bismillah was shalatu was salamu ‘ala rasulillah, amma ba’du, Menyantuni janda, baik punya anak maupun tidak, termasuk amal sholeh yang bernilai pahala besar. Dari Abu Hurairah radhiallahu ’anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, السَّاعِي عَلَى الأَرْمَلَةِ وَالمِسْكِينِ، كَالْمُجَاهِدِ فِي سَبِيلِ اللَّهِ، أَوِ القَائِمِ اللَّيْلَ الصَّائِمِ النَّهَارَ “Orang yang bekerja agar bisa memberi sebagian nafkah kepada janda, dan orang miskin, sebagaimana orang yang berjihad di jalan Allah, atau seperti orang yang tahajud di malam hari, puasa di siang hari.“ (HR. Bukhari 5353 dan Muslim 2982). Terlebih jika janda itu adalah kerabat anda, nilai yang akan anda dapatkan dua kali: nilai sedekah dan menyambung silaturrahmi. Dari Salma...