Langsung ke konten utama

๐Ÿ’ฅ[ RACUN HATI]๐ŸŒน

๐ŸƒHati itu ibaratnya adalah panglima, sedangkan badan adalah tentaranya. Mereka semua akan mentaati panglimanya, melaksanakan perintahnya dan tidak akan menyelisihinya. Jika panglimanya baik maka akan baik pula semua pasukannya, sedangkan jika dia jelek maka jelek pula semua pasukannya. Rasulullah ุตู„ู‰ ุงู„ู„ู‡ ุนู„ูŠู‡ ูˆุณู„ู… bersabda,

ุฃ๏ปป ูˆุฅู† ููŠ ุงู„ุฌุณุฏ ู…ุฏุบุฉ ุฅุฐุง ุตู„ุญุช ุตู„ุญ ุงู„ุฌุณุฏ ูƒู„ู‡ ูˆุฅุฐุง ูุณุฏุช ูุณุฏ ุงู„ุฌุณุฏ ูƒู„ู‡ ุฃ๏ปป ูˆู‡ูŠ ุงู„ู‚ู„ุจ. ู…ุชูู‚ ุนู„ูŠู‡

 "Ketahuilah, sesungguhnya didalam tubuh ada segumpal daging, apabila dia baik maka akan baik pula semua tubuhnya, tetapi apabila dia jelek akan jelek pula semua tubuhnya. Ketahuilah dia itu adalah hati."(HR Buhory Muslim).

๐ŸŒดHati yang lurus adalah hati yang selamat dari berbagai kerusakan dan kebinasaan. Itulah hati yang tidak ada lagi kecintaan kecuali hanya kepada Allah, tidak ada lagi ketakutan melainkan hanya takut dan tunduk kepada Allah saja.

๐ŸŒดNamun disana ada beberapa racun yang membahayakan hati. Apabila hati tidak dijaga dari racun ini maka binasalah dia. Inilah racun-racunnya:

๐ŸŒฑ1. Berlebihan dalam berbicara.

“Barang siapa yang beriman kepada Allah dan hari akhirat, maka hendaklah ia berkata baik atau diam..” [Bukhari no. 6018, Muslim no. 47]
“Sesungguhnya ada seseorang yang mengucapkan sebuah kalimat yang mana ia anggap biasa tetapi karenanya ia terjun selama 70 tahun ke dalam neraka” [HR Tirmidzin dan dia berkata shahih gharib]

๐ŸŒฑ2. Berlebihan dalam makan.

“Tidaklah ada bejana yang diisi anak adam yang lebih buruk dari perutnya. Cukuplah bagi anak Adam beberapa suap untuk menegakkan tulang punggungnya. Jika tidak bisa, maka hendaknya sepertiga dari perutnya diisi dengan makanannya, sepertiga dengan minumannya dan sepertiga untuk bernafas. “ [HR Ahmad, Tirmidzi, Nasa’I, dan Ibnu Majah. Tirmidzi berkata: hasan shahih]
‎”Wahai para pemuda, barangsiapa diantara kalian telah mampu untuk menikah, hendaknya ‌‎bersegera menikah, karena yang demikian itu lebih menundukkan pandangan dan menjaga ‌‎kemaluan. Barangsiapa yang tidak mampu hendaknya dia bershaum (puasa) karena itu adalah ‌‎pemutus syahwatnya.‎” [HR Bukhari no. 1905 dan Muslim no. 1400‎]

๐ŸŒฑ3. Berlebihan dalam bergaul.
َ
“Teman-teman akrab pada hari itu sebagiannya menjadi musuh bagi sebagian yang lain kecuali orang-orang yang bertakwa.” (Az-Zukhruf: 67)
“Seseorang itu tergantung agama teman dekatnya. Maka hendaknya salah seorang diantara kalian melihat dengan siapa berteman” [HR Abu Dawud dan Tirmidzi]

๐ŸŒฑ4. Berlebihan dalam memandang.

“Katakanlah kepada orang laki-laki yang beriman: “Hendaklah mereka menahan pandanganya, dan memelihara kemaluannya; yang demikian itu adalah lebih suci bagi mereka, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang mereka perbuat“. (An Nuur: 30)
“Pandangan adalah panah beracun diantara panah-panah iblis” [HR Thabrani dan Hakim].

๐ŸŒฑMaraji’: Jami' Al-'ulum walhikam, Ibnu Rojab; Tazkiyah An-Nafs, Syaikh Ahmad Farid.

๐ŸƒUst. Abu Yusuf Masruhin

======

Komentar

Postingan populer dari blog ini

PUNYA BANYAK GELAR DUNIA, NAMUN BUTA AGAMA

Ada yang punya rentetan gelar begitu banyak, punya jabatan yang tinggi, namun sayangnya ibadahnya tidak beres. Ilmu agamanya masih sangat minim. Ditambah lagi tak punya keinginan untuk menambah ilmu akhirat, beda dengan ilmu dunianya yang terus ia kejar. Pahamilah... Ilmu yang mendapatkan pujian dan memiliki banyak keutamaan sebagaimana yang ditunjukkan oleh dalil-dalil Al-Qur’an dan As-Sunnah adalah ilmu syar’i atau ilmu agama. Ketika menjelaskan firman Allah Ta’ala, ูˆَู‚ُู„ْ ุฑَุจِّ ุฒِุฏْู†ِูŠ ุนِู„ْู…ًุง “Dan katakanlah, ‘Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu.” (QS. Thaaha: 114) Ibnu Hajar Al-Asqalani Asy-Syafi’i rahimahullah berkata, “Firman Allah Ta’ala (yang artinya), ’Wahai Rabb-ku, tambahkanlah kepadaku ilmu’ mengandung dalil yang tegas tentang keutamaan ilmu. (Fath Al-Bari, 1: 141) Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Rasulullah shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda, ุฅِู†َّ ุงู„ู„ู‡َ ูŠَุจْุบِุถُ ูƒُู„َّ ุฌَุนْุธَุฑِูŠ ุฌَูˆَّุงุธٍ ุณَุฎَุงุจٍ ูِูŠ ุงู„ุฃَุณْูˆَุงู‚ِ ุฌَูŠْูَุฉٌ ุจِุงู„ู„َّูŠْู„ِ ุญِู…َุงุฑ...

Amalan Sunah..

Jangan sepelekan amalan amalan sunnah ----- Berkata Syaikhul Islam rohimahulloh: "Terus menerus meninggalkan amalan-amalan sunnah adalah sebuah kerugian! Berkata Imam Ahmad tatkala beliau ditanya tentang seseorang yang terus terusan tidak sholat witir, Beliau berkata: "Orang itu adalah orang yang buruk". (Dar ta'arudil 'Aql wan naql 8/66) Silahkan di share... Semoga bermanfaat. ----- ⭐ Mau dapat informasi kebaikan? Tausiyah rutin dan tambahan ilmu? ๐Ÿ“ฑ Daftar broadcast tausiyah Islam Itu Indah WA : 082370796099 ๐Ÿ“ฃ Broadcast by Islam itu Indah Web : www.islamituindah.id IG : @islamituindah.id FB : PageIslamItuIndah

[Memahami Cara Minta Maaf Suami]

Ust Firanda Andirja, MA menjelaskan : “…. Karena terkadang sebagian suami, meskipun dia berat untuk mengucapkan minta maaf kepada istrinya, berat untuk mengucakan, “ Wahai istriku maafkan aku,”  namun terkadang dia MINTA MAAF DENGAN CARA YANG LAIN. Misalnya terjadi keributan, tau-tau sang suami merasa salah. Maka dia punya cara lain untuk meminta maaf. Misalnya dia mengatakan, “Ayo malam ini kita makan di restoran .” Sudah.  Seorang istri cukup kalo suaminya mengajak makan malam direstoran berarti sebenarnya dia mengatakan “ saya minta maaf, saya salah.” Jangan kita tunggu dia harus mengungkapkan tersebut ‘saya minta maaf’ dari lisannya. TIDAK MUDAH BAGI SETIAP SUAMI. Oleh karenanya kalo suami sudah mulai merubah sikapnya misalnya mengajak makan malam, misalnya datang kemudian mulai mijit-mijit istrinya mulai elus-elus rambutnya itu berarti dia sudah minta maaf. Tidak perlu seorang wanita menunggu dia mengucapkan, melafadzkan “saya minta maaf wahai istriku” Deng...